Berbagai Pola Kerontokan Pada Rambut
- Thursday, May 3, 2012
- | Kategori: artikel
Tahukah Anda bahwa kebotakan pada rambut sebenarnya memiliki beberapa
pola tertentu. Pola kebotakan ini terbentuk oleh sebab dan akibatnya
masing-masing. Alopesia, adalah istilah medis yang digunakan ntuk
kebotakan berpola seperti ini. Alopecia adalah keadaan umum yang merujuk
pada kebotakan yang biasanya menyerang pria ataupun wanita.
Tetapi Alopecia ini memiliki banyak macam, setiap jenisnya memiliki
penyebab dan efek yang berbeda-beda pada tubuh dan membutuhkan perawatan
yang berbeda pula. Alopecia bisa saja hanya terjadi di bagian depan
atau atas kepala saja, seperti yang umum terlihat di kebotakan pada
pria. Atau bisa saja terjadi tidak rata di berbagai tempat atau yang
sering disebut sebagai Alopecia Aerata. Atau bahkan kebotakan itu
menyerang seluruh bagian kepala seperti Alopecia Totalis. Pada kasus
terburuk, bahkan kebotakan itu bisa saja terjadi di seluruh bagian
tubuh, atau lebih dikenal sebagai Alopecia Universalis.
Alopecia Areata
Definisi: Penyakit autoimun (penyakit yang disebabkan oleh
fungsi abnormal dari sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan sistem
kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang akan menyerang jaringan tubuh
kita sendiri) pada rambut. Awalnya terlihat sebagai kebotakan sebagian
di beberapa area kulit kepala; beberapa pola kebotakan kecil di area
kulit kepala yang semakin melebar dan akhirnya menyatu dan menjadi
sebuah pola yang besar. Kulit dimana kebotakan terjadi menjadi halus,
pucat dan mengkilat; dengan tidak adanya sehelai rambutpun.
Alopecia Totalis
Definisi: Merujuk pada kebotakan total di kulit kepala.
Alopecia Universalis
Definisi: Merujuk pada kebotakan menyeluruh di kulit kepala dan di seluruh tubuh.
Penelitian medis terkini telah menyimpulkan bahwa tiga jenis Alopecia
ini disebabkan oleh ke abnormalan pada sistem kekebalan tubuh.
Hasilnya, sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tertentu dari tubuh
kita. Dalam kasus Alopecia ini, akar rambut yang terinfeksi secara tidak
sengaja terserang oleh sebagian sistem kekebalan tubuh dari dirinya
sendiri ( sel darah putih), yang menyebabkan penghentian tahapan
pertumbuhan rambut. Akar rambut yang terinfeksi ini menjadi sangat
kecil, secara drastis produksi nya melambat, dan tidak menumbuhkan
rambut ke permukaan kulit kepala selama berbulan-bulan bahkan tahun.
Kulit kepala adalah bagian yang biasanya terkena, tetapi janggut atupun
daerah yang berambut lainnya bisa juga terkena hal seperti ini sendiri
atau bersamaan dengan kulit kepala.
Penelitian telah menunjukkan adanya hubungan genetis dari orang-orang
yang didiagnosa mengalami Alopecia. Sebagian besar mereka yang
menderita Alopecia memiliki garis keturunan yang membawa gen yang
menyebabkan kerontokan rambut.
Apakah stress kejiwaan yang berkepanjangan memicu Alopecia? Banyak
orang yang menderita Alopecia memiliki berbagai stress menyangkut
pekerjaan, keluarga, kematian, operasi, kecelakaan, etc.